Seragam Sekolah Menengah Atas SMA

Fakta Seragam SMA di Indonesia, Mengapa Harus Putih Abu-Abu?

Banyak orang mungkin bertanya-tanya mengapa seragam SMA Indonesia berwarna putih abu-abu. Dibandingkan negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan yang seragamnya terlihat lebih modern atau Rusia dan Vietnam yang kental dengan pakaian khas negara mereka, Anda mungkin berpendapat bahwa model seragam SMA yang diterapkan di Indonesia terlihat sangat biasa.

Ternyata, warna abu-abu dianggap sebagai sebagai warna yang stabil dan serius. Filosofi ini dipakai untuk menggambarkan anak-anak yang memasuki jenjang SMA sebagai pribadi yang mulai menapak tingkat dewasa dan matang.

Ada juga kalangan yang beranggapan bahwa abu-abu adalah warna transisi dari hitam ke putih. Cocok seperti para siswa dan siswi SMA yang beranjak dari anak menuju dewasa yang sesungguhnya. Tetapi apapun itu, intinya adalah anak SMA digambarkan sebagai pribadi yang stabil dalam fase peralihan antara anak-anak menuju dewasa.

Bandingkan perbedaannya dengan seragam SD dan SMP. Seragam merah putih yang dipakai anak SD selain menunjukkan ciri khas bendera Indonesia, warna ini identik dengan semangat dan energi yang memuncak. Sedangkan warna putih dan biru pada tingkat menengah pertama memiliki makna semangat yang tinggi.

Mengacu pada Permendikbud nomor 45 Tahun 2014, gambar seragam SMA Indonesia yang pasti sudah tidak asing lagi, menggunakan warna putih untuk atasan dan abu-abu sebagai bawahan itu wajib digunakan pada hari Senin, Selasa, dan upacara bendera. Baju seragam SMA ini tak hanya menjadi seragam SMA negeri tetapi juga untuk sekolah swasta.

Sayangnya, belum semua murid mematuhi aturan terkait ukuran seragam SMA yang sesuai dengan peraturan dari pemerintah. Untuk pakaian seragam laki-laki, aturan yang paling umum dilanggar adalah lingkar kaki yang seharusnya minimal 44 cm dan panjang kaos kaki minimal 10 cm berada di atas mata kaki. Entah untuk alasan apa tetapi banyak yang melanggar ini.

Seragam perempuan pun juga tak jauh berbeda. Pada pakaian untuk perempuan ini, masih banyak siswi yang menggunakan rok dengan panjang kurang dari 5 cm di bawah lutut, bahkan masih banyak ditemui rok yang pas di lutut atau di atas lutut. Padahal secara aturan, hal ini telah jelas dikatakan secara tegas.

Untuk masalah pembelian, umumnya setiap sekolah jual seragam SMA untuk para murid baru. Hal ini sangat memudahkan bagi para orang tua karena tidak perlu repot mencari seragam di tempat lain.

Seragam SMA swasta umumnya tak hanya putih abu-abu tetapi juga ada seragam khusus yang mencerminkan identitas sekolah tersebut. Meski begitu, ada banyak juga sekolah swasta yang memiliki desain baju identitasnya masing-masing. Ada beberapa contoh seragam SMA swasta yang unik dan berbeda dari yang lain.

Seragam SMA Taruna Nusantara

Pada umumnya seragam SMA hanya putih abu-abu, identitas, olahraga, dan pramuka dengan masing-masing satu model. Jadi totalnya setiap siswa memiliki empat seragam. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi siswa-siswi SMA Taruna Nusantara.  Mereka memiliki Sembilan pasang seragam yang berbeda. Ya Anda tidak salah lihat, 9 pasang seragam!

Selain pakaian putih-abu dan pramuka, ada 7 seragam unik lainnya untuk disimak. Mereka memiliki dua seragam olahraga: satu kaus olahraga oblong dan satu lagi kaus olahraga berkerah. Seragam ini berlengan pendek dengan celana sekitar 5cm di bawah lutut. Warna kausnya biru muda dan biru tua untuk celananya.

Ada lagi yang mirip dengan kaos olahraga yaitu training suit. Dengan atasan dan bawahan lengan panjang dan berwarna biru tua, seragam ini memiliki aksen garis berwarna biru muda. Meski sederhana, tetapi sanggup membuatnya terlihat elegan.

Menjunjung tinggi rasa cinta tanah air, tak mengherankan Taruna Nusantara memiliki seragam batik dengan warna biru muda mendekati tosca. Sepintas, baju ini lebih mirip seperti seragam identitas dengan motif garis daripada batik pada umumnya yang ada di Jawa.

Pakaian dinas pesiar, pakaian dinas lapangan, dan pakaian dinas pesiar malam bisa jadi adalah tiga seragam yang sangat menunjukkan ciri khas SMA TN. Untuk kedua pakaian dinas pesiar sama-sama dilengkapi baret seperti milik TNI. Pakaian atasnya berwarna biru muda lengan panjang dengan dan rok berwarna senada.

Perbedaan antara dinas pesiar dan dinas pesiar malam hanya pada luarannya. Ada tambahan jas yang digunakan khusus untuk pesiar malam. Sedangkan pakaian dinas lapangan (PDL) berupa satu setel seragam berwarna hijau tua yang dilengkapi topi khusus. Seragam untuk perempuan menggunakan celana bukan rok, khusus untuk PDL.

Dengan Sembilan seragam yang ada di SMA TN ini, rasanya tidak heran bahwa anak-anak yang sekolah di sini terkenal memiliki gambaran sebagai murid yang menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan keseimbangan antara kemampuan kognitif dan kepedulian sosial.

Seragam SMA Pelita Harapan Lippo Cikarang

Sekolah yang dinobatkan sebagai salah satu sekolah dan biaya termahal sekaligus terkenal akan fasilitasnya yang super lengkap, Sekolah Pelita Harapan, memiliki detail menarik dalam seragamnya. Hem putih dan bawahan kotak-kotak berwarna dominan hijau gelap ini dipakai dengan tambahan dasi berbentuk unik berwarna merah.

Dengan seragam ini, para murid yang merupakan gabungan antara anak Indonesia dan anak Ekspatriat terlihat mewah dan elegan tanpa melupakan faktor cerdas dan siap bersaing di ranah global

Seragam SMA Penabur

Sekolah yang terletak di beberapa kota di Indonesia ini memiliki seragam yang setipe dengan SMA Pelita Harapan maupun seragam SMA Jakarta swasta lainnya, yaitu motif kotak-kotak. Salah satu SMA terbaik di Indonesia ini menggunakan krem sebagai warna dominan, dasi yang sangat khas, dan rok model flare warna coklat-krem membuat keseluruhan tampilan siswa siswi SMA BPK Penabur terlihat menarik tanpa menghilangkan faktor estetika.

Dari antara tiga contoh seragam SMA yang telah disebutkan: Taruna Nusantara, Pelita Harapan, dan Penabur, mana yang menurut Anda layak untuk disebut sebagai seragam SMA terkeren di Indonesia? atau justru sekolah Anda sendiri yang memiliki seragam terbaik, di luar dari tiga contoh tersebut?

Tetapi apapun seragam yang ada, baik itu putih abu-abu, batik, motif kotak-kotak, atau menggunakan baret, fungsi adanya seragam pada tingkat sekolah adalah kesetaraan.

Mengapa harus setara? Karena ini berarti pemerintah ingin menjamin bahwa dalam lingkup sekolah, pemerintah ingin tak ada diskriminasi antara mereka yang mampu secara finansial dan tidak dalam hal penampilan. Dengan pakaian yang sama, semua juga terlihat sama dan setara tanpa perlu merasa minder.

Bayangkan kalau tidak ada seragam. Akan besar sekali kemungkinan bahwa sekolah akan menjadi ajang fashion dan menjatuhkan satu sama lain ketika ada orang lain yang berpakaian tidak sebaik teman-temannya. Meski begitu, mentalitas untuk saling menghargai satu sama lain tentu harus dipupuk sejak dini. Terlepas dengan adanya penggunaan seragam ini.

Baik sekali kan niat pemerintah memberikan peraturan ini? Meski begitu, tentu pro dan kontra tetap ada. Apalagi kalau membahas apa kaitannya seragam dengan prestasi anak di sekolah. Apakah Anda juga salah satu orang yang pernah merasa tidak nyaman dengan adanya seragam di sekolah?